Kang Emil Lebih Berpeluang Dari Kang Dedi Jadi Gubernur Jabar

Kang Emil Lebih Berpeluang Dari Kang Dedi Jadi Gubernur Jabar

3032
0
SHARE
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

Purwakarta, (WN) – Pesta Demokrasi pelaksanaan pemilihan gubernur Jawa Barat tinggal satu tahun lagi. Sejumlah nama mulai bermunculan ke ranah publik yang dinilai berpeluang maju sebagai calon gubernur Jawa Barat menggantikan posisi Ahmad Heryawan.

“Melihat dari kacamata politik, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sapaan Kang Emil sangat jauh peluangnya untuk tampil sebagai calon gubernur Jawa Barat jika dibandingkan dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sapaan Kang Dedi. Itu disebabkan perseteruan antara Front Pembela Islam (FPI) dengan kang Dedi belum selesai berdamai,” ujar pengamat politik, Jonathan di Purwakarta, Selasa (29/11/2016).

Yang saya ingat, kata Jonathan. Majelis Majhadus Solihin, didampingi Pimpinan Daerah FPI Jawa Barat, pernah melaporkan Dedi Mulyadi atas kasus penistaan agama ke Mapolda Jawa Barat dan berbagai kasus lainnya. Melihat itu, kang Dedi bisa dijegal seperti kasus Gubernur DKI Basuki T. Purnama, ujarnya.

Sedangkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, bahwa Dedi Mulyadi pernah menyampaikan langsung niatan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat kepada dirinya. Bahkan Ridwan Kamil sudah berpesan kepada Dedi Mulyadi agar berkampanye dengan cara-cara yg baik.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menentukan sikapnya pada Desember 2016 nanti apakah akan maju atau tidak untuk melawan Dedi Mulyadi pada pemilihan gubernur Jawa Barat tahun 2018. Hal tersebut diungkap Ridwan Kamil di Kementrian Agama Kota Bandung, Senin (28/11/2016).

“Kita lihat saja nanti. Pencalonan juga masih lama. Untuk urusan politik tidak bisa ditolak,” ucap Emil kepada wartawan.

Diakuinya, saat ini ada banyak kelompok masyarakat yang mendukung dirinya untuk maju di bursa pencalonan Gubernur Jawa Barat. Akan tetapi, tidak sedikit orang juga yang tidak menginginkan hal itu.

Dia menjelaskan, harus ada survey yang jelas terkait hal tersebut. Saat ini dengan banyaknya aspirasi tersebut, belum memiliki ukuran yang pasti. Dirinya sendiri masih harus mereview aspirasi itu. “Itu kan aspirasi masyarakat. Asal disampaikan dengan baik,” ucapnya.

Sejumlah tokoh diperkirakan akan tampil diantaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, istri Ahmad Heryawan Gubernur Jabar Netty Prasetiyani Heryawan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Purakarta Dedi Mulyadi, Wali Kota Bogor Arya Bima, Ketua PDI Perjuangan Jawa Barat Tb Hasanudin.

Serta anggota DPR Dede Yusuf, cendekiawan Ganjar Kurnia, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal Sutrisno, pakar politik Dede Mariana, Karim Suryadi, Indra Perwira, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, Anggota Komisi Pemilihan Umum Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, hingga Pangeran Arif dari Kasepuhan Cirebon. (Rekson)

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY