Kang Emil dan Nurul Arifin Lebih Pantas Disandingkan Pimpin Jabar

Kang Emil dan Nurul Arifin Lebih Pantas Disandingkan Pimpin Jabar

860
0
SHARE
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua DPP Bidang Humas dan Penggalangan Opini Partai Golkar Nurul Arifin
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua DPP Bidang Humas dan Penggalangan Opini Partai Golkar Nurul Arifin

Purwakarta, (WN) – Partai Golkar tengah mempertimbangkan nama calon yang akan diusung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang.

Diantara nama calon yang dipertimbangkan Golkar diantaranya nama Nurul Arifin selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Humas dan Penggalangan Opini Golkar dan juga Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Sedangkan Partai Nasdem sudah resmi mengumumkan mendukung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Kang Emil) untuk bertarung di Pilgub Jabar. Namun dengan siapa kang Emil berpasangan belum diumumkan partai Nasdem.

“Jika nantinya partai Golkar berkoalisi dengan partai Nasdem di pilgub Jabar, figur yang cocok untuk disandingkan berpasangan untuk memimpin Jawa Barat adalah pasangan Kang Emil dan Nurul Arifin. Dengan posisi Kang Emil sebagai Cagub dan Nurul sebagai Cawagub,” ujar Ketua LSM Kobar Eddy Pasaribu di Purwakarta, Jumat (17/3/2017).

Penilaian yang disampaikan Eddy, tak lepas dari pengakuan Nurul Arifin sendiri yang bersedia mendampingi Kang Emil saat pelantikan pengurus Partai Golkar Jawa Tengah di Semarang oleh Ketua Umum Setya Novanto.

“Artis senior Nurul Arifin sudah menyatakan bersedia menjadi calon wakil gubernur Jawa Barat, bila Wali Kang Emil positif dicalonkan pada Pilgub Jabar 2018 mendatang”, ujar Eddy.

Sedangkan jika Kang Emil dipasangakan dengan Dedi Mulyadi sangat kurang cocok dan akan menimbulkan goncangan politik.

Masalahnya kang Dedi (sapaan Dedi Mulyadi) memiliki rekam jejak yang kurang baik terhadap FPI dan ketidakharmonisan kang Dedi dengan para pasangannya baik sebagai mantan Bupati Purwakata maupun sebagai mantan Wakil Bupati Purwakarta.

Kata Eddy, saya hanya berharap saja kepada Ketua Umum Setya Novanto supaya melihat rekam jejak kang Dedi dulu sebelum diusung. (Rekson)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY