Kadis TRTB Tak Mampu Membongkar 10 Unit Ruko Tanpa IMB

Kadis TRTB Tak Mampu Membongkar 10 Unit Ruko Tanpa IMB

215
0
SHARE

MEDAN, (WN) – Pembangunan sekitar 10 unit Ruko dekat kantor Lurah di jalan Purwo, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur terindikasi tanpa memilki surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dibiarkan begitu saja berdiri oleh Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, tanpa ada sangsi pembongkaran.

Akibatnya, berbagai kalangan menuding bahwa di Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan diduga telah menerima upeti dari pemilik bangunan tersebut, Sehingga para Pengawas menjadi mandul dalam bekerja.

Ketua Umum Forum Pemberdayaan Anak Bangsa Indonesia (FPABIN) P.Harry Silaen kepada Harian Warta Nasional mengatakan, banyaknya bangunan di Kota Medan tidak memiliki IMB sangat berpengaruh pada minimnya kontribusi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diberikan oleh Dinas TRTB Kota Medan kepada Pemerintah, ujarnya, Senin (20/01/2015).

“Penyebabnya, Kadis TRTB Kota Medan dan Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan terhadap bangunan seharusnya bersandar pada ketentuan tentang peraturan izin mendirikan bangunan yang telah diatur dalam Perda Pemko Medan No 9 Tahun 2002 tentang IMB atau Tentang Peraturan Walikota Medan Nomor 40 Tahun 2014 Pasal 52 Ayat 1 sampai dengan Ayat 5.” Ucapnya.

Dinas TRTB Kota Medan jangan hanya berani membongkar kamar mandi masyarakat yang tidak memiliki IMB saja, seperti di Jalan HM Said Gang India Ujung, sementara banyak bangunan di Kota Medan yang tidak memiliki SIMB, tetapi kenapa Dinas TRTB Kota Medan tutup mata dan tidak mau tau dengan bangunan yang berdiri dengan megah tanpa memiliki SIMB tersebut.

Dugaan Dinas TRTB Kota Medan sudah mendapat Upeti dan main mata dengan pengembang, sehingga pengembang berani mendirikan bangunan tanpa memiliki SIMB.

Lurah Perintis, M. Rifai Situmorang melalui telephone selulernya mengakui bahwa bangunan ruko yang dekat kantor Lurah tersebut tidak memiliki SIMB oleh karena itulah pihak kelurahan sudah dua kali menyurati pihak pengembang namun belum digubris. “Bangunan yang berdiri itu sudah kami ingatkan melalui surat untuk segera dia urus SIMB,”Ucap Lurah setempat.

Ditelephone seluler, M. Rifai Situmorang dengan tegas mengatakan sudah dua kali pihaknya menyurati pihak pengembang dan bila surat ketiga maka sekaligus kami bongkar bangunan tersebut, perlu diketahui bahwa Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur tidak akan toleran terhadap pengembang yang tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan, apalagi bangunan tersebut dekat kantor Lurah, jadi sorotan masyarakat. Tegasnya.

Surat yang sudah kami antar kepada pihak pengawas bangunan ada tanda terimanya, jika adinda dari media mau melihat tindakan tegas yang sudah kami tempuh, silahkan cek atau datang ke kantor kami, ajaknya. ( Rais ).

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY