Jawa Barat Mengalami Kekeringan Lebih Parah Dari Tahun Lalu

Jawa Barat Mengalami Kekeringan Lebih Parah Dari Tahun Lalu

125
0
SHARE
Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo.

Bandung, (WN) – Kekeringan yang terus melanda wilayah Jawa Barat dua bulan belakangan ini menyebabkan harga air bersih semakin mahal dan kritis lahan pertanian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Dicky Saromi menyebutkan warga semakin kesulitan mendapat air bersih.

“Daerah yang paling parah dialami warga di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung dan Kota Bandung,” ujar Dicky di Bandung, (13/9/2017).

Kata Dicky, selain itu kekeringan juga terjadi di Kabupaten Indramayu, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Purwakarta.

Sementara hasil pantauan Harian Warta Nasional menyebutkan, menurunnya debit air sudah terjadi di sejumlah waduk utama di Jawa Barat. Diantaranya Waduk Jatiluhur di Purwakarta, waduk Cirata dan Saguling.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kekeringan tahun 2017 lebih parah dibandingkan dengan kekeringan tahun 2016.

“Di daerah lain ada yang sudah tiga bulan tidak hujan,” ujar Kepala BMKG Andi Eka Satya di Jakarta.

Atas bencana kekeringan tersebut, Presiden Joko Widodo meminta para menterinya untuk menangani dampak dari kekeringan.

“Saya minta bantuan dropping air bersih bagi masyarakat yang terkena dampak kekeringan dan saya minta juga dicek terkait dengan suplai air untuk irigasi pertanian,” ujar Jokowi. (Rekson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY