Inilah Pesan Terakhir Bupati Subang Usai Divonis 8 Tahun Penjara

Inilah Pesan Terakhir Bupati Subang Usai Divonis 8 Tahun Penjara

329
0
SHARE
Bupati Kabupaten Subang (nonaktif) Ojang Sohandi.
Bupati Kabupaten Subang (nonaktif) Ojang Sohandi.

Bandung, (WN) – Setelah Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung mengetuk palu vonis 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider kurungan empat bulan terhadap Bupati Kabupaten Subang (nonaktif) Ojang Sohandi.

Ajong menyempatkan diri menyampaikan pesan-pesan terakhirnya kepada plt Bupati Subang Imas Aryumningsing sebelum digiring ke mobil tahanan untuk dikirim ke ruang tahanan (Rutan), Kebonwaru, Bandung.

“Saya meminta Imas melanjutkan pembangunan di Kabupaten Subang sesuai ketentuan yang berlaku. Jadikan saya contoh, jangan sampai terulang kembali,” ujar Ojang di Pengadilan Tipikor, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (11/1/2017).

Ajang sangat berharap agar lingkungan Pemerintahan Daerah Subang tetap kondusif dan pembangunan tetap berjalan.

Pantauan Harian Warta Nasional menyebutkan, vonis Majelis Hakim lebih ringan 1 tahun dari tuntutan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 9 tahun penjara yang dipimpin tiga majelis hakim, yaitu Longser Sormin (ketua), Endang Makmun (anggota), dan Sri Mumpuni (anggota).

Sebelumnya, Jaksa KPK, Fitroh Cahyanto menyampaikan tuntutannya agar majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap Ojang hukuman pidana selama 9 tahun dikurangi masa tahanan dan pidana denda sebesar Rp 300 juta subsidair kurungan 6 bulan.

Jaksa KPK menilai menilai Ojang memberikan suap pada jaksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Yaitu Fahri Nurmallo dan Deviyanti Rochaeni sebesar Rp 200 juta agar meringankan tuntutan terdakwa Jajang Abdul Kholik dalam kasus BPJS. (Rekson)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY