Inilah Bukti Kalau JPU Tak Memiliki Satu Bukti Menuntut Jessica

Inilah Bukti Kalau JPU Tak Memiliki Satu Bukti Menuntut Jessica

4053
0
SHARE
Para Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Persidangan, PN Jakarta Pusat, Kamis

Jakarta, (WN) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak memiliki sedikitnya satu bukti untuk menuntut Jessica Kumala Wongso selama 20 tahun penjara atas kematian Wayan Mirna Salihin.

Karena tidak ada bukti dan fakta, diharapkan majelis hakim membebaskan Jessica dan dinyatakan tidak bersalah.

JPU telah berbohong mengenai sianida dalam tas Jessica yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

“Sudah banyak kami uraikan di Persidangan mulai dari Australia sampai Indonesia. Dari ahli psikologi, sampai kriminologi, hingga hukum pidana kita bicarakan. Tapi ternyata, semua uraian nyatanya tidak ada satu bukti pun yang bisa dipakai jaksa untuk membuktikan,” ujar Otto, di PN Jakarta Pusat, Kamis (13/10).

Pada saat penyampaian nota pembelaan, Otto juga mengatakan dari lima alat bukti, hakim memerlukan dua alat bukti. Pertama, keterangan terdakwa jelas membantah tidak ada motif, tidak ada pembunuhan.

Kedua, 17 saksi dari pegawai Olivier mengatakan tidak melihat Jessica memasukkan sesuatu ke dalam gelas.

Untuk hasil laboratorium juga menunjukkan bahwa tidak ada sianida dalam tubuh Mirna selama 70 menit setelah korban meninggal juga menjadi senjata Jessica bebas dari tuntutan.

“Itulah sebabnya kami memohon kepada majelis agar membebaskan terdakwa dari segala dakwaan,” kata Otto.

Menurut penasehat hukum Jessica, Effendi Sinaga, sepandai-pandainya tupai melompat, akan jatuh juga.

“Kenapa tidak ada jejak, jawabannya cuma satu, karena Jessica tidak membunuh dan tidak menabur racun. Maka tidak ada alasan menghukum Jessica,” ujar Effendi, Kamis, (13/10/2016). (Hermanto/Edward)

Otto Hasibuan selaku Penasehat Hukum Jessica bersama Pakar Hukum Indonesiam
Otto Hasibuan selaku Penasehat Hukum Jessica bersama Pakar Hukum Indonesia

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY