Elektabilitas Risma Melejit, Ahok Terus Meroket

Elektabilitas Risma Melejit, Ahok Terus Meroket

11130
0
SHARE
Para PNS di DKI berebutan Selvi dengan Ahok
Para PNS di DKI berebutan Selvi dengan Ahok

Jakarta, (WN) – Hasil survey elektabilitas Tri Rismaharini (Risma) di dunia maya melejit sedangkan DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, (Ahok) terus meroket di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Penilaian tersebut dilihat dari banyaknya akun-akun baru di Facebook dan Twitter yang mengatasnamakan Teman Ahok. Data yang dihimpun Harian Warta Nasional Minggu (7/8/2016) dari akun Facebook Teman Ahok mencapai ratusan.

Sedangkan hasil elektabilitas Ahok yang terus meroket diumumkan Ketua Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP-UI) Hamdi Muluk.

“Ahok masih menempati rangking satu dengan suara 79,74 persen dibanding sembilan kandidat calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2017.

Ke sembilan tokoh yang disurvey yakni Basuki Tjahaja Purnama, Djarot Saiful Hidayat, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Suyoto, Sjafrie Sjamsoeddin, Tri Rismaharini, Yoyok Riyo Sudibyo dan Yusril Ihza Mahendra.

Salah satu kicauan yang membuat elektabilitas  Ahok meroket adalah di Vidio Yutube dengan judul: “Anda Harus Tahu, Inilah Pidato Terbaik Ahok, Pidato Ahok Saat Bicara Lawan Politik dan Warga DKI,”.

Isi vidio tersebut terlihat Ahok berpidato disukai puluhan ribuan orang. Kata Ahok, saya mampu memimpin tanpa harus mencuri uang, saya juga mampu memimpin tanpa mengeluarkan uang. Saya katakan, kasihan orang jujur yang ingin mengabdikan diri memimpin DKI jika tidak punya uang.

Menurut Ahok, saya bukan mau jadi pejabat, saya melamar kerja kepada bapak/ibu untuk memimpin Jakarta.  “Nah, kalau saya melamar kerja, bosnya kan bapak/ibu. Masa saya melamar kerja ngasih uang ke bapak/ibu, itu terbalik,” ujar Ahok.

Mendengar pidato Ahok tersebut, kicauan pujian pun dilontarkan ramai-ramai, ada yang masih jempol dan gambar-gambar lucu. Seperti misalnya akun @hermanto yang mengatakan “terimakasih pak Ahok atas pendidikan politiknya yang sangat berguna bagi kami orang awam politik ini”. (Wilson)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY