Dua Kubuh Saling Ngotot, Musda KNPI Banyuasin Ricuh

Dua Kubuh Saling Ngotot, Musda KNPI Banyuasin Ricuh

301
0
SHARE

BANYUASIN, (WN) – Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berlangsung ricuh. Meskipun sidang di skorsing, namun tidak juga menemukan kata sepakat mengenai penafsiran pada Pasal 6 Ayat 2 butir 2 AD ART KNPI.

Informasi yang berhasil dihimpun Harian Warta Nasional, beda penafsiran ini dilatar belakangi dengan adanya dua kandidat calon Ketua KNPI. Yaitu Basuni dan M Aswat. Masa dari keduanya calon saling mempertahankan pendapatnya mengenai pasal 6 ayat 2 butir 2 AD ART KNPI yang berisi, “berusia tidak lebih dari 40 tahun.

Kubu dari Basuni berpendapat tidak lebih dari 40 tahun itu diartikan tidak lebih dari 41 tahun. Sehingga Basuni Rohimin yang saat ini berusia 40 tahun lebih bisa mengikuti persaingan. Sementara itu sebagian perseta dari kubu M Aswat berpendapat bahwa tidak lebih 40 diartikan, jika lebih dari 40 tahun peserta tidak bisa mencalonkan diri.

Akibatnya, kubu M Aswat melakukan walk out pada Musda KNPI yang dilaksanakan di gedung Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada hari Senin (23/12).

Menurut Hasbi dari GMNI mengatakan, acara pemilihan Ketua KNPI itu tidak sesuai dengan AD ART KNPI Karena tidak sesuai dengan AD ART sehingga kami walkout, ucapnya sembari meninggalkan ruangan Musda.

Hasbi pun mengancam Munas dengan mengatakan, kami akan melaporkan hal ini kepada KNPI Pusat, tambahnya.

Sementara itu Sekretaris DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan, Yusrianto mengatakan bahwa acara musda yang dilaksanakan itu adalah tidak sah sebab telah melanggar AD ART. “Saya selaku Sekretaris DPD KNPI Sumatra Selatan tidak akan menandatangani SK kepengurusan hasil musda hari ini, tukasnya.

Menurut Ketua Sekretaris Komite, Husni Paisal mengatakan, bahwa Musda itu adalah sah. “Bahwa berbeda pendapat dalam penafsiran itu adalah wajar. Kami telah berjalan sudah sesuai dengan AD ART, kami tidak mempermasalahkan AD ART yang kami bahas adalah tata tertib” ujarnya. (Efri)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY