DPRD Bulungan Minta Tutup SPBU di Jalur Hijau Tanpa Izin

DPRD Bulungan Minta Tutup SPBU di Jalur Hijau Tanpa Izin

132
0
SHARE

BULUNGAN, (WN) – Anggota DPRD Kabupaten Bulungan, Kalimantan Barat meminta pemerintah agar menutup bangunan SPBU di Jalan Katamso, Taman Sepanjang Siring Sungai Kayan, Bulungan. Pasalnya, selain diduga tidak lengkap mengantongi izin dan letak bagunan SPBU itu pun berada di zona hijau (terlarang).

“Harus ada IMB nya, jika memang bangunan itu milik perusahaan. Bangunan itu masuk dalam zona hijau, artinya dilarang dibangun. saya selaku anggota DPRD tidak setuju,” ujar anggota DPRD Bulungan, Markus Juk kepada Harian Warta Nasional.

Menurutnya, bangunan yang sudah ada itu harus jelas tujuannya membangun. jika hal tersebut untuk safety dan yang lainnya, maka harus dibicarakan. Bahkan jika perlu dilakukan studi kasus. Sebab, sepanjang tepian Sungai Kayan yang sudah dibangun taman tersebut merupakan tempat masyarakat Bulungan beraktifitas olahraga dan bersantai.

“Tujuan bangunan itu apa maksudanya, apakah memang untuk pengamanan atau untuk apa, kami juga belum tahu karena belum ada laporan. Jangan sampai nanti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat masyarakat ada di situ,” tegasnya.

“Kami tidak tahu, apakah pemilih SPBU ini memohon kepada pemerintah, dan tidak ada respon dari pemerintah atau bagaimana. Kalau memang itu hanya kemauan dari SPBU atau kemauan dari perusahaan, kami berharap pemerintah harus turun ke lapangan untuk mengkroscek hal itu, supaya menunda pembangunan itu sampai ada clean and clear antara pemerintah dengan pemilik SPBU,” tuturnya.

Ia menyarankan, jika bangunan seperti itu memang diperlukan untuk memperlancar proses penyaluran BBM ke SPBU, agar dibangun tidak di atas taman. Dia mencontohkan, misalnya dibangun di atas Sungai Kayan, agar lebih aman dan tidak melanggar peraturan.

“Kalau untuk penyedot minyak, supaya memohon kepada pemerintah agar di luar siring. Dia (perusahaan) bangun di luar itu lebih aman, daripada masuk jalur hijau. Intinya mau selesai atau belum selesai pembanguann itu, kalau itu masuk di jalur hijau, saya minta pemerintah tetap harus turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini tegasnya, sebab jika tidak itu berarti telah memberikan luang bagi pihak lain pada umumnya masyarakat untuk tidak ada larangan bagi siapa pun yang membangun di wilayah zona hijau. Sementara itu, pemilik dari SPBU tersebut belum berhasil ditemui wartawan. (AR)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY