Ditreskrimsus Polda Sumut Usut Dugaan Korupsi Penerbitan Koran Buletin

Ditreskrimsus Polda Sumut Usut Dugaan Korupsi Penerbitan Koran Buletin

248
0
SHARE

MEDAN, (W N) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Tim Subdit Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Polda Sumut yang dipimpin Kanit I Kompol Malto bersama empat orang anggotanya datang ke DPRD Kota Medan, untuk memeriksa Sekretaris DPRD Medan (Sekwan) Mhd. Azwarlin Nasution, sekitar pukul 15.00 atas dugaan korupsi dalam penerbitan buletin Medan Mantap di DPRD Kota Medan.

Tim Subdit Tindak Pidana Korupsi yang dipimpin Kanit I Kompol Malto melakukan Pemeriksaan selama 45 menit diruang kerja Sekwan dan tertutup untuk para awak media. Sedangkan pimpinan Tipikor tersebut tidak bersedia memberi keterangan kepada para awak media dan meminta awak media bersabar menunggu jalannya pemeriksaan.

Sementara Azwarlin usai menjalani pemeriksaan dimintai keterangannya, dan membenarkan dirinya diperiksa oleh Tipikor Poldasu, namun dia enggan berbicara lebih detail tentang jalannya pemeriksaan tersebut, tegas Kanit I Kompol Malto.

Sementara, Sekwan menjelaskan pertanyaan yang diajukan Tipikor Poldasu bersifat umum yakni, tentang penggunaan uang Negara, apakah digunakan secara baik atau tidak.

“Sebagai ketua pengguna anggaran saya siap menjelaskannya,” tegasnya. Terkait penerbitan buletin Medan Mantap, lanjut Sekwan, untuk edisi April 2015 telah diberhentikan dan tidak dilanjutkan lagi.  “Sudah diberhentikan dan tidak dicetak lagi, karena banyak yang bilang itu mubazir lebih baik tidak usah dilanjutkan lagi. Sedangkan anggaran yang sudah sempat disetujui akan dikembalikan ke negara (Silpa),” kata Sekwan.

Sekwan juga mengakui, bahwa dana yang sudah dicairkan untuk penerbitan bulan Januari, Februari dan Maret sebesar Rp 90 juta. Pengadaan buletin DPRD Kota Medan yang dinamakan Medan Mantap, dianggarkan dengan jumlah yang fantastis yakni, Rp 360 juta per tahun berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) Tahun Anggaran 2015, tegasnya.

Proyek itu pun disebut-sebut bermasalah, sejumlah anggota dewan mengatakan buletin ini dinilai tidak berguna dan terkesan mubazir, karena isinya copy paste dari kliping-kliping media cetak yang sudah pernah diterbitkan, dan anggota DPRD Kota Medan juga mengatakan, kalau buletin yang telah diterbitkan sebanyak 20 edisi tersebut cenderung tak bermanfaat bagi para anggota dewan.

Diketahui tiap bulannya buletin Medan Mantap diterbitkan sebanyak 100 eksemplar dan dibagikan ke setiap komisi, fraksi, dan para pimpinan DPRD Kota Medan dibagian Kesekretariatan. (Silalahi/harry)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY