Dipenjara 6 Tahun, Hak Politik Wakil Bendahara Demokrat Dicabut

Dipenjara 6 Tahun, Hak Politik Wakil Bendahara Demokrat Dicabut

483
0
SHARE
Mantan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Demokrat I Putu Sudiartana
Mantan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Demokrat I Putu Sudiartana

Jakarta, (WN) – Mantan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Demokrat I Putu Sudiartana yang menerima suap Rp 500 juta kasus kepengurusan dana alokasi khusus (DAK) Sumbar serta menerima gratifikasi mencapai Rp 2,7 miliar akhirnya di vonis penjara.

I Putu Sudiartana telah dijatuhkan hukuman tambahan pencabutan hak politik selama lima (5) tahun, serta harus menjalani hukuman pidana enam (6) tahun penjara.

“Terhadap terdakwa I Putu Sudiartana, vonis penjara selama enam tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Hariono saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/3) malam.

Setelah mendegarkan putusan hakim, Putu Sudiartana dan tim penasehat hukumnya tidak akan melakukan banding dan menerima vonis tersebut.

Pantauan Harian Warta Nasional menyebutkan, vonis majelis hakim lebih rendah dari tuntutan tujuh tahun pidana, denda Rp 200 juta serta membayar uang pengganti Rp 300 juta dan pencabutan hak politik selama lima tahun. (Rademan)

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY