Dinilai Provokatif, Ceramah Ustadz Khalid Basalamah Dibubarkan

Dinilai Provokatif, Ceramah Ustadz Khalid Basalamah Dibubarkan

2825
0
SHARE
Ustadz Khalid Basalamah
Ustadz Khalid Basalamah

Sidoarjo, (WN) – Ceramahnya dinilai provokatif, ustadz Khalid Basalamah dipaksa turun dari mimbar dan harus dievakuasi keluar dari masjid saat membawakan ceramah di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Sabtu (4/3/2017).

Pasalnya, ratusan massa ormas Ansor dan Barisan Serba Guna (Banser) meneriakkan yel-yel menolak Ustadz Khalid Basalamah untuk ceramah di Masjid Shalahudin.

Dikutik dari www.nu.co.id, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, Jawa Timur H. Rizza Ali Faizin menilai ceramah Khalid Basalamah menjelek-jelekkan aliran tertentu. Hal itulah yang tidak diinginkan GP Ansor karena tindakan semacam itu menimbulkan permusuhan di masyarakat.

Menurut dia, terkait pengajiannya sendiri, GP Ansor tidak mempermasalahkan. Karena GP Ansor, termasuk warga NU juga melakukan pengajian. Namun, pengajian yang berisi mengkafirkan orang tanpa klairifikasi, sangat disesalkan.

“Yang kami sayangkan adalah penyampaian dan materinya itu cenderung mendiskreditkan aliran tertentu. Di NU dan Ansor itu selalu terbiasa klarifikasi atau tabayun. Sedangkan Khalid Basalamah itu menyatakan ini kafir, haram dan lain sebagainya. Bahkan untuk pemanggilan Sayyidina untuk Nabi Muhammad juga tidak diperbolehkan olehnya,” kata Rizza.

Rizza menegaskan, setiap ceramah yang disampaikan Khalid itu selalu menimbulkan kebencian, menjelek-jelekkan pihak tertentu dan provokatif. Bahkan, Khalid sendiri juga selalu mendapatkan penolakan dari berbagai pihak di setiap daerah di Indonesia ketika ia hendak mengisi acara pengajian.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Muhammad Anwar Nasir mengatakan, dengan kesepakatan bahwa ceramah Khalid Basalamah tidak diteruskan. “Sudah diganti dengan penceramah lainnya,” ujar Anwar. (Jenri/Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY