Dinas PPO TTU Dukung Baik Wacana Full Day School

Dinas PPO TTU Dukung Baik Wacana Full Day School

614
0
SHARE
Kepala Dinas PPO Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kolo Donatus , S.Ip
Kepala Dinas PPO Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kolo Donatus , S.Ip

Kefamenanu, (WN) – Disaat daerah lain, ramai mempolemikan gagasan sekolah sehari penuh atau full day school (FDS) berdasarkan alasan dan pertimbangan masing-masing, Kepala Dinas PPO Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kolo Donatus , S.Ip malah menyetujui dan menyambut baik gagasan tersebut.

Apalagi gagasan tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan program Presiden yang tertuang dalam Nawacita.

Mantan Asisten Dua (Asda II) Tata Praja Setda Kabupaten TTU ini mengatakan, menyambut baik wacana tersebut pasalnya sistim pendidikan full day school bukan menambah materi ajar dan jam pelajaran yang diterapkan pemerintah dalam kurikulum nasional, melainkan tambahan jam pelajaran digunakan untuk pengembangan diri yang terpola serta pembelajaran intrakurikuler.

Selain itu, perpanjangan jam sekolah yang ramai disebut dengan full day school itu bertujuan untuk memperpendek waktu di luar sekolah. Karena dengan waktu panjang di sekolah, siswa mendapat tambahan jam untuk untuk belajar pendidikan karakter budi pekerti dari guru sekaligus meningkatkan prestasi belajar siswa dan menjadi solusi bagi keluarga yang sibuk di luar rumah.

Don Kolo, sapaan Kolo Donatus menjelaskan soal konsep Full Day School (FDS) selama ini sudah berjalan di beberapa sekolah di Kabupaten TTU terutama sekolah semenjak ia menjabat sebagai kepala Dinas PPO TTU tahun 2015 lalu. Namun sistimnya bukan sistim full day school melainkan sistim tambahan waktu belajar (extra time) dan diberlakukan hanya untuk kelas-kelas atas. Seperti kelas IV, V dan VI bagi sekolah dasar dan kelas IX untuk SMP serta kelas XII untuk SMA/SMK.

“Sistim pendidikan full day school ini sudah saya lakukan dari tahun 2015 semenjak saya menjabat sebagai Kepala Dinas PPO. Semua siswa ujian akhir, diwajibkan untuk sore hari diberikan les tambahan 2 jam dengan pengawasan guru terutama guru bidang study,” ujarnya.

Kolo menerangkan, porgram Kadis PPO mengatakan, secara prinsip pihaknya mendukung apa pun kebijakan dari pusat. Namun, penerapan full day school harus melihat situasi terlebih dahulu. “Barang kali tidak serta merta semua sekolah dulu,”katanya. Namun jika programnya berjalan, kita siap, karena itu ada nilai positifnya,”lanjutnya.  (Lius Salu)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY