Diintai Roket Teroris, Singapura Meningkatkan Keamanan

Diintai Roket Teroris, Singapura Meningkatkan Keamanan

801
0
SHARE
Singapore Marina Bay Sands
Singapore Marina Bay Sands

Singapura, (WN) – Menteri Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam menyerukan warganya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman teror menyusul tertangkapnya jaringan Nur Rohman di Batam, Indonesia oleh Densus 88/Anti-Teror.

“Para teroris akan mencari cara untuk melewati pos keamanan kita, mereka juga akan berusaha melancarkan serangan dari luar.

Ditambah lagi serangan lone wolf dari kelompok maupun individu yang diradikalisasi. Kita harus lebih waspada,” ujar Shanmugam, dalam akun Facebook-nya, mengomentari rencana serangan itu, seperti dilansir Reuters, Sabtu (6/8/2016).

Katanya, ini menunjukkan bagaimana musuh-musuh kita memikirkan cara berbeda untuk menyerang kita,” ucap Shanmugam.

Sedangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, enam orang  terduga anggota kelompok teroris Katibah Gigih Rahmat diketahui sedang merencanakan serangan teror di Batam dan Singapura.

“Kelompok ini berencana menggunakan semacam roket. Sasarannya Singapura,” ujar Tito, Sabtu (6/8/2016).

Rencana melakukan serangan dengan menggunakan semacam roket ini disebut Kapolri atas perintah langsung Bahrun Naim yang ada di Suriah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, Densus telah menangkap enam anggota KGR. Yakni Gigih Rahmat Dewa, Trio Syafrido, Eka Saputra, Tarmidzi, Hadi Gusti dan, M. Tegar.

Keenamnya saat ini dalam proses pemeriksaan. “Mereka ditangkap di kawasan Batam Centre dan Batu Aji, Batam,” tuturnya.

Kata Agus, kelompok KGR tersebut merupakan jaringan teroris baru yang dipimpin Gigih Rahmat Dewa.

“Gigih juga berkomunikasi dengan anggota ISIS asal Indonesia Bahrum Naim dan dia terdeteksi menjadi fasilitator dari pengiriman WNI ke Syria untuk bergabung dengan ISIS,” ujar Agus. (Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY