Demo Usir Rano Karno dari Banten

Demo Usir Rano Karno dari Banten

350
0
SHARE
Ratusan massa dari Koalisi Masyarakat Banten berhasil menduduki Pendopo Kantor Gubernur Banten yang lama guna mendesak Plt Gubernur Banten Rano Karno mundur dari jabatannya. (sumber: Nazip Harian Warta Nasional)
Ratusan massa dari Koalisi Masyarakat Banten berhasil menduduki Pendopo Kantor Gubernur Banten yang lama guna mendesak Plt Gubernur Banten Rano Karno mundur dari jabatannya. (sumber: Nazip Harian Warta Nasional)

SERANG, (WN) – Ratusan Koalisi Masyarakat Banten (KMB) melakukan aksi unjukrasa di Pendopo Kantor Gubernur Banten lama yang terletak di Jalan Brigjen KH Syamu’n, di Kota Serang, Rabu (10/9).

Mereka mendesak Rano Karno mundur dari jabatannya karena dinilai tidak mampu memimpin Banten. Selain itu Rano terindikasi membangun dinasti baru dengan menggandeng para pengusaha luar daerah untuk menggarap pekerjaan atau proyek di Provinsi Banten.

Berdasarkan pantuan, massa dari KMB sekitar pukul 10.00 WIB melakukan aksi di depan pintu gerbang Pendopo Kantor Gubernur Banten yang lama. Mereka menggelar orasi dan secara serempak berteriak, “Usir Rano Karno dari Banten.” Mereka juga membentangkan spanduk bergambar wajah Rano Karno yang bertuliskan, “Usir Rano Karno dari Banten.”

Sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas kepolisian dengan massa yang merangsek masuk ke pendopo, dengan alasan ingin bertemu Rano. Berselang 30 menit kemudian, massa dari KMB itu berhasil masuk dan menduduki pendopo yang saat ini sudah tidak digunakan lagi tersebut.

Pendopo ini sudah tak dipakai karena karena kantor gubernur Banten sudah dipindahkan ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) yang terletak di Kecamatan Curug, Kota Serang. Aksi para demonstran tersebut tidak mengganggu aktivitas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Para demonstran menyatakan ada sekitar 10 alasan mengapa Rano harus mundur dan diusir dari Banten. Beberapa di antaranya yakni kebijakan pembentukan staf khusus Rano yang terdiri atas orang-orang yang tidak paham budaya Banten.

Selain itu, massa menuding Rano melibatkan para Kader Partai PDI dan menempatkan Pejabat Non Muslim di salah satu usaha milik Daerah Banten yang akan berbenturan dengan adat budaya banten dan Rano menempatkan para anggota keluarganya untuk menjadi makelar proyek di Banten dan sejumlah alasan lainnya.

“Yang kami lihat Plt Gubernur Banten membuat kelompok dengan staf khusus gubernur. Selain itu berperannya Suti Karno (adik Rano Karno) banyak sekali mengumpulkan pengusaha dari luar Provinsi Banten bahkan pengusaha Cina,” ujar Zulkifli dalam orasinya.

Bahkan dugaan Ribuan Hektar tanah yang di Lebak Selatan akan di Bangun Lapangan terbang milik Lion Air dan dugaannya adalah Rano karno membantu penjualan tanah dan mengundang para investor asing di lebak selatan.

Disisi lain Zulkifli menduga bahwa tanah yang akan di bebaskan adalah tanah bukan utuk lapangan terbang, tetapi untuk mengeruk hasil alam bumi Banten di daerah Kabupaten Lebak di Wilayah Selatan Banten, karna Lebak terkenal memiliki Tambang Emas dan Timah.

Seusai melakukan aksi, massa bergerak longmarc ke rumah dinas Plt Gubernur Banten Di Jalan Ahmad Yani Cipete Kota Serang sepanjang 2 kilo meter dari Kantor Pendopo Banten dan melakukan aksi yang sama di sana. (n@Jip)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY