Dedi Mulyadi Miris Melihat Nenek Digubuk Derita Puluhan Tahun

Dedi Mulyadi Miris Melihat Nenek Digubuk Derita Puluhan Tahun

503
0
SHARE
Gubernur DKI Basuki T. Purnama bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
Gubernur DKI Basuki T. Purnama bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi

Bandung, (WN) – Bupati Kabupaten Purwakarta Dedi Mulyadi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat merasa hatinya miris melihat nasib seorang nenek pemulung bernama Nandah yang tinggal digubuk reot sejak tahun 1986.

Tanpa pikir panjang, Dedi langsung menemui sang nenek dan mengajaknya berbincang-bincang di dalam gubuk derita itu. Tak berapa lama, Dedi merasa iba dan menawarkan rumah kontrakan baru yang layak huni untuk ditempati sang nenek.

“Malu saya, orang-orang politik di Golkar Jabar dan Kota Bandung yang sering bicara rakyat, tapi di depan mata sendiri, di kantor Golkar ada orang tinggal di gubuk,” ujar Dedi, Kamis (4/8/2016).

Gubuk sang nenek memang berada tepat di halaman Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Jawa Barat.

APBD JANGAN MEMBUAT RAKYAT SUSAH

Setelah itu, Dedi Mulyadi mengkritik penggunaan dana anggaran APBD yang tak pro rakyat. Kunker

“Anggota dewan, jangan-jangan hanya sekadar supaya anggaran terserap. Bayar tiket, pendamping, honor, akomodasi, pokoknya secara administratif terpenuhi, apa dampaknya bagi rakyat, kita tergagap – gagap,” ujar Dedi.

Kata Dedi, seharusnya, penyusunan angaran itu dibikin secara sederhana. Itu lebih berpihak kepada rakyat kita, ujar Dedi. (Rekson/Delimar Sitorus)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY