Calo PDAM Cikarang Utara Patok Jasa Penyambungan Baru Rp3 Juta

Calo PDAM Cikarang Utara Patok Jasa Penyambungan Baru Rp3 Juta

631
0
SHARE
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi Utara, Cabang Cikarang Utara yang berlokasi Jl. Gatot Subroto No 35, Kabupaten Bekasi
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi Utara, Cabang Cikarang Utara yang berlokasi Jl. Gatot Subroto No 35, Kabupaten Bekasi

Cikarang, (WN) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi Utara, Cabang Cikarang Utara yang berlokasi Jl. Gatot Subroto No 35, Kabupaten Bekasi dikeluhkan atas maraknya oknum atau calo yang menawarkan jasa penyambungan,  dengan biaya melebihi ketentuan.

Sayangnya, baik Direktur PDAM Tirta Bhagasasi maupun Bupati Kabupaten Bekasi terkesan membiarkan aksi para calo tersebut menipu masyarakat dan para konsumen.

“Para calo jasa penyambungan baru (penyambungan meteran) sudah kongkalingkong dengan Satpam PDAM Tirta Bhagasasi untuk mengarahkan konsumen agar jangan mendaftar di loket resmi PDAM,” ujar inisial R salah seorang konsumen saat ditemui di kantor PDAM Cabang Cikarang Utara, Jl. Gatot Subroto No 35, Sabtu (8/4/2017).

Kita untuk masuk kantor PDAM saja sudah dilarang sama pak Satpam. Kata pak Satpam untuk urusan penyambungan baru disini saja (diluar pagar), sembari mempertemukan dengan calo yang berpakaian preman yang mengaku-ngaku sebagai petugas tim survei lokasi rumah.

“Alasan Satpam harus melalui calo adalah untuk memastikan ada tidaknya jaringan pipa Tirta Bhagasasi di sekitar tempat tinggal saya dan untuk menentukan tarifnya,” cerita ibu itu.

Setelah calon itu melakukan survei ke rumah saya, katanya biaya permohonan sambungan baru untuk Rumah Tangga (RT) sederhana, dipatok sebesar Rp 3 juta/ per rumah.

Harian Warta Nasional mencoba mencari tahu kebenaran yang disampaikan Ibu tersebut dengan menemui calo dengan inisial AP.

Ternyata benar, baik Satpam maupun calo mencari nafkah di lokasi kantor cabang PDAM Cikarang Utara dengan modus menawarkan jasa penyambungan bagi setiap orang yang datang ke kantor PDAM.

Ironisnya, pungli di PDAM sudah lama berlangsung namun tim Saber Pungli tidak pernah datang ke daerah ini. . Kami sudah mengimbau kepada karyawan PDAM, kami sampaikan jangan mengambil diluar ketentuan,”tegasnya.

Menurut Ketua LSM Kobar, Eddy, maraknya pungli di PDAM itu akibat Direktur PDAM Tirta Bhagasasi tidak menindak oknum petugas PDAM, yang terbukti sebagai calo dalam penerimaan pelanggan.

“Seharusnya, jika ada oknum pegawai PDAM yang meminta uang melebihi dari ketentuan pemasangan baru bagi warga dalam penerimaan pelanggan, harusnya langsung dipecat,” ujar Eddy. (Rademan)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY