Bupati Purwakarta Pegang Paha Gadis, Di-bully di Media Sosial

Bupati Purwakarta Pegang Paha Gadis, Di-bully di Media Sosial

2360
0
SHARE
Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi yang memegang paha seorang gadis pelajar SMP dan mengunggahnya di akun Twitter miliknya, @DediMulyadi71, pada Selasa malam, 29 November 2016, sekitar pukul 20.00 WIB
Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi yang memegang paha seorang gadis pelajar SMP dan mengunggahnya di akun Twitter miliknya, @DediMulyadi71, pada Selasa malam, 29 November 2016, sekitar pukul 20.00 WIB

Purwakarta, (WN) – Ulah usil Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi yang memegang paha seorang gadis pelajar SMP dan mengunggahnya di akun Twitter miliknya, @DediMulyadi71, pada Selasa malam, 29 November 2016, sekitar pukul 20.00 WIB semakin ramai diperbincangan pengguna internet (netizen) di jejaring sosial Twitter dan Facebook.

Unggahan foto itu mengundang reaksi beragam dari para pengguna Facebook dan Twitter. Banyak yang mem-bully sapaan Kang Dedi itu yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat.

“Malu-maluin tu pak bupati, kenapa juga pake acara pegang paha gadis ?, itu celana si-Gadis uda sobek pak,” ujar pemilik Akun Herman di grup Facebook Teman Ahok, Rabu (30/11/2016).

Beda lagi dengan pemilik akun Rianti. Dikomentarnya mengatakan, wow, gawat ni si-Dedi, mau menegur siswi tapi mempermalukan siswi itu sendiri. Itu mah bukan menegur pak, tapi mempermalukan cewek itu dgn menggunggahnya potonya di media sosial. Bisa hancur tuh masa depan sianak, ujarnya.

Hasil pantauan Harian Warta Nasional menyebutkan, kejadian tersebut berawal saat Bupati Dedi Mulyadi inspeksi pelaksanaan program vokasional yang mengharuskan para pelajar libur hari Selasa dan Rabu untuk mendampingi orang tuanya bekerja di Desa Sukatani Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta.

Ditegah jalan, Bupati memberhentikan seorang siswi SMP itu dan menegurnya karena melihat gadis itu mengenakan kerudung dan celana jins yang terlihat robek di bagian pahanya.

Tak cukup ditegur, Bupati Dedi Mulyadi pun lantas memfoto perempuan siswa SMP tersebut dan mengunggahnya di akun Twitter miliknya. Setelah Bupati di-bully ramai-ramai, akhirnya Bupati menghapus foto tersebut dan meminta maaf. (Rekson)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY