Bupati Purwakarta Masih Membiarkan Galian Pasir Ilegal Marak

Bupati Purwakarta Masih Membiarkan Galian Pasir Ilegal Marak

751
0
SHARE
Galian Pasir di Purwakarta
Galian Pasir di Purwakarta

Purwakarta, (WN) – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Bupati Dedi Mulyadi hingga saat ini masih membiarkan aktifitas galian pasir atau galian C ilegal marak dimana-mana.

Untuk di Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu saja sudah ada sekitar dua galian pasir ilegal yang terletadi RT 7/ RW 2 dan di RT 8/ RW 2, belum lagi di kecamatan lainnya.

Walaupun berulangkali hendak mau ditutup oleh Kepala Desa Wanawali, namun usahanya selalu gagal karena Bupati Dedi Mulyadi sendiri masih membiarkan pengusaha itu menjalankan penambangan ilegal.

“Kami sudah bosan memberikan teguran dan larangan pak kepada pemilik galian pasir. Namun mereka tetap membandel. Mungkin mereka menunggu tindakan langsung dari Bupati baru mereka mau tutup,” ujar Kepala Desa Wanawali, Edin kepada wartawan, Kamis (15/12/2016).

Menurut Edin, aparat desa dan warga sangat khawatir jika penggalian yang dilakukan secara manual akan membahayakan pekerja. Karena itulah kami terus berupaya menghentikan galian tersebut, ujarnya.

“Harus bagaimana lagi, kami hanya punya kekuatan sebatas menyurati pemilik galian. Sementara untuk penutupan galian-galian sepenuhnya bukan tanggungjawab Desa, tetapi tanggungjawab bupati,” ujar Edin.

Sementara itu, Bupati Dedi Mulyadi sudah mengetahui banyak galian C illegal di Desa Wanawali. Namun hingga berita ini dimuat dia tidak ada tindakan karena Dedi Mulyadi lebih senang melakukan pencitraan di media baru melakukan tindakan. (Rekson)

galian pasir
Anggota Polsek Cibatu melakukan olah TKP terhadap satu korban tewas penambang/menggali pasir tertimbun longsor saat menggali pasir di lokasi Desa Wanawali, tepatnya di Kampung Cigoyot.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY