Bupati Gagal, Ratusan Sekolah Rusak dan Kekurangan 396 RKB

Bupati Gagal, Ratusan Sekolah Rusak dan Kekurangan 396 RKB

818
0
SHARE
Gedung SD Ne­ge­ri 1 Cibening, Purwakarta rusak berat.
Gedung SD Ne­ge­ri 1 Cibening, Purwakarta rusak berat.

Purwakarta, (WN) – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dinilai telah gagal total memimpin dan tidak mampu memajukan dunia pendidikan.

Saat ini tercatat ratusan bangunan sekolah pada awal tahun ajaran 2015/2016, dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Kabupaten Purwakarta mengalami banyak kerusakan dan kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB).

Minat belajar dan mengajar terus menurun di Purwakarta disebabkan faktor sarana dan prasarana sekolah yang tidak memadai karena prasarana dan sarana pendidikan adalah salah satu sumber daya yang menjadi tolak ukur mutu sekolah seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup canggih.

Catatan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta menyebutkan sedikitnya sebanyak 396 RKB saat ini dibutuhkan atau masih kurang akibat faktor bangunan yang sudah rusak parah.

“Kebutuhan ruang kelas baru saat ini sudah lebih dari 396 unit disebabkan karena faktor kerusakan, ruang kelas yang ada sudah tak memadai lagi untuk ditempati,” ujar Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disdikpora Kab. Purwakarta, Beny Primiadi kepada wartawan.

Kata Beny, sekolah yang paling banyak rusak dan kekurangan RKB itu di daerah-daerah terpencil seperti di Kecamatan Wanayasa dan Kecamatan Plered, ujarnya.

Hasil pantauan Harian Warta Nasional pada Minggu (18/12/2016) menyebutkan, akibat kerusakan bangunan sekolah dan kekurangan ruang kelas baru, para Kepala sekolah sudah banyak yang berbondong-bondong ke Disdikpora mengajukan perbaikan bangunan dan penambahan RKB.

Sejumlah kepala sekolah tersebut diiantaranya, Kepala Sekolah SDN) 3 Cipaisan Purwakarta, Kepala Sekolah SD Negeri Sawah Kulon 1 dan 2 di Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan dan masih banyak lagi.

Sejak Purwakarta dibawah kepemimpinan Dedi Mulyadi, banyak sekolah yang tidak terurus. Umumnya gedung bangunan masih memakai bagunan lama yang sudah tua. Bahkan masih banyak yang kita temui bangunan sekolah yang usia bangunannya sudah puluhan tahun. (Rekson)

 

Ruang sekolah SDN 3 Cipaisan sudah tidak beratap.
Bangunan ruang sekolah SDN 3 Cipaisan, Purwakarta sudah tidak beratap akibat ditelantarkan pemerintah Kabupaten Purwakarta.

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY