Bocah Angelina Hilang Karena Mendapatkan Perlakuan Kasar dan Sering Dipekerjakan

Bocah Angelina Hilang Karena Mendapatkan Perlakuan Kasar dan Sering Dipekerjakan

168
0
SHARE

DENPASAR, (WN) – Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KNPA), Aris Merdeka Sirait, menilai jika Angaline hilang karena sering diperlakukan kasar dan dipekerjakan secara kasar oleh ibu angkatnya bernama Margareta. Keberadaan Angline (8) hingga saat ini belum diketahui.

Setelah mengunjungi rumah kediaman Angeline, Aris Merdeka Sirait berkesimpulan bahwa Angeline hilang karena sering mendapatkan perlakuan kasar, dipekerjakan secara tidak wajar. “Saya menyimak cerita ibu angkatnya. Ternyata Angeline sering dipukul, disuruh bekerja. Kediamannya tidak nyaman untuk anak seumuran Angeline. Jadi wajarkah kalau Angeline lari dari rumah.
” Namun yang menjadi masalah sekarang adalah hingga saat ini belum bisa ditemukan,” ujarnya. Angline sering dipekerjakan oleh orang tua angkatnya, seperi memberi makan ternak ayam, hewan peliharaan milik ibunya. Selain itu juga Angline setiap harinya juga melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring. “Seperti yang dibilang ibunya tadi, Angline sering bekerja, dan dia ini masih anak-anak dia tidak boleh dipekerjakan,”terangnya, di Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Minggu (24/05/2015).

Dia menambahkan, bahwa Angline berangkat ke sekolah juga jalan kaki yang jaraknya hampir 1,5 Kilometer. Saat Merdeka Sirait menyatakan hal tersebut, Margareta pun langsung membantah, bahwa dia telah memperkerjakan anak angkatnya itu.
“Dia hanya sesekali membantu saya, tidak setiap hari,” ujar Margareta ibu angkat Angline. Sirait berharap Angeline segera ditemukan oleh pihak berwajib maupun oleh masyarakat umum. “Kami masih menduga dia ini menghilang karena sering menerima kekerasan dan pekerjaan berat. Kita akan mengetahui penyebabnya kenapa dia menghilang,”paparnya.
Dia tidak bisa menyebutkan bahwa Angline ini diculik atau kabur dari rumah. Imbuhnya, apabila anak dipekerjakan kemungkinanya dia akan merasa terbenani dengan hal tersebut. “Kami secepatnya menginginkan anak ini segera diketemukan. Maka dari itu kami bekerjasama dengan pihak Polresta Denpasar dan Polda Bali,” pungkasnya.(KSN)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY