Bersifat Politis, Ketua MUI Larang Umat Islam Ikut Aksi 212

Bersifat Politis, Ketua MUI Larang Umat Islam Ikut Aksi 212

849
0
SHARE
Puluhan ribu relawan menyambut kedatangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) di lapangan Ex-Golf Driving Range, Senayan, Jakarta Sabtu (4/2/2017).
Puluhan ribu relawan menyambut kedatangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) di lapangan Ex-Golf Driving Range, Senayan, Jakarta Sabtu (4/2/2017).

Jakarta, (WN) – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin menyebutkan aksi unjukrasa 212 Jilid II sangat politis. Karena itu, Cicit Syekh Nawawi Al Bantani melarang umat Islam ikut aksi besok, (21/2/2017).

“Saya tidak pernah melibatkan diri ikut demo 212. Karena demo itu sangat politis,” ujar Ma’ruf, Senin (20/2/2017).

Selain itu, Ma’ruf mengatakan, saya sampaikan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian saya melarang umat Islam ikut demo yang bernuansa politik, katanya.

Aksi demo yang akan dilakukan Forum Umat Islam (FUI) dan berbagai Organisasi Masyarakat Islam diketahui dalam surat tersebut tertulis penanggung jawab aksi bernama Bernard Abdul Jabbar.

Aksi itu tujuannya meminta DPR mendesak Kementerian Dalam Negeri mencopot Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur DKI Jakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menerima kunjungan pimpinan FUI.  Dia mempersilahkan sejumlah ormas-ormas Islam tersebut untuk menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR RI.

“Aksi unjuk rasa adalah hal demokrasi kita jadi tidak boleh ada yang melarang demonstrasi,” ujar Fadli Zon. (Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY