Berkas Perkara Labora Sitorus Direkayasa Penyidik Polda Papua?

Berkas Perkara Labora Sitorus Direkayasa Penyidik Polda Papua?

400
0
SHARE

SORONG, (WN) – Ribuan warga masyarakat dan karyawan PT Rotua, melakukan aksi unjuk rasa di Depan Kantor Distrik Sorong Barat. Dalam Aksi tersebut para pengunjuk rasa meminta agar eksekusi Labora Sitorus untuk tidak dilaksanakan, sebab jika dilakukan akan menimbulkan korban jiwa.

Kordinator aksi, Fredy Fakdawer mengatakan, selain meminta untuk tidak dilakukan eksekusi, pihaknya menginginkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sorong untuk dapat memfasilitasi utusan karyawan PT Rotua, agar dapat bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, untuk mengadukan perkara yang dialami oleh Labora Sitorus.

Karena menurut Fredy, berkas penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Polda Papua maupun aparat penegak hukum lainnya, penuh dengan tipu muslihat, alias rekayasa untuk menghukum Labora.

“Kasus Labora Sitorus penuh dengan rekayasa, mulai dari Laporan Polisi hingga berkas perkara direkayasa oleh penyidik Polda Papua. Labora Sitorus tidak pernah diperiksa sebagai tersangka lalu diputuskan oleh Pengadilan Negeri Sorong, dua tahun penjara, pengadilan tinggi delapan tahun dan 15 tahun, itu pakai berkas siapa?” kata Fredy saat melakukan orasinya.

Fredy menambahkan, jika penegak hukum di Indonesia sudah menjadi perusak hukum itu sendiri, maka arah Negara Indonesia mau dikemanakan?

Labora Sitorus sendiri diberitakan tidak berada di tahanan sejak tahun 2014 lalu. Informasi yang dihimpun Jubi, Labora Sitorus meminta ijin untuk berobat ke RS Sorong tetapi tak kembali ke Lapas Sorong.

Pengamat Kriminal Suyandi Wahid , SH mengatakan kepada Jubi, akhir bulan lalu, leluasanya terdakwa Labora Sitorus berkeliaran di luar tahanan karena ada sistem kontrak janji yang dimainkan pihak Kejaksaan Negeri dan Lembaga Pemasyarakatan Sorong (Lapas Kelas II B Sorong). “Ada kontrak-kontrak terselubung yang dilakukan oleh mafia peradilan itu pasti ada,” katanya. (tim)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY