Beras Raskin di Boltim Sangat Memprihatinkan

Beras Raskin di Boltim Sangat Memprihatinkan

96
0
SHARE

BOLTIM, (WN) – Persoalan raskin yang disalurkan kesejumlah desa dikabupaten bolaang mongondow timur (boltim) diduga kuat sudah dalam keadaan rusak atau kadaluarsa. Pasalnya sebagian besar beras raskin yang didistribusikan tersebut dalam keadaan hancur dan berkutu. Kami menduga kemungkinan beras raskin tersebut tidak semua disalurkan serta masih ada sebagian beras raskin yang tertahan dirumah kepala desa,” disebabkan karena warga enggan mengkomsumsi beras tersebut.

Kami ini manusia bukan ternak yang mau saja diberi beras berkutu seperti raskin itu,” keluh Ibu Ainun warga tutuyan. Dari penelusuran jurnalis Warta Nasional diketahui terdapat salah satu desa bernama Bai kecamatan nuangan ditemukan sedikitnya terdapat ratusan kilogram beras raskin yang menumpuk di rumah kediaman sangadi (kepala desa) karena menurut mereka beras raskin tersebut sebagian sudah rusak, sehingga warga/ masyarakat tidak mau lagi mengambil jatah raskin yang ada dirumah sangadi (kepala desa) keluh sangadi desa Bai Dj Mamonto.

Lebih lanjut Mamonto katakana,” penyaluran beras raskin dari bulog yang diberikan serta sekaligus jatah untuk lima bulan. Sudah berkali-kali saya mengajak warga untuk datang mengambil beras raskin namun ada beberapa warga tidak mampu untuk membelinya sehingga membuat sebagian beras raskin tersebut tidak tersalurkan,” kata mamonto.

Rupanya permasalahan beras raskin bukan hanya terjadi di Desa Bai saja akan tetapi ditempat lain jurnalis Warta Nasional juga menemukan ada beberapa karung beras raskin dengan takaran 15 kilogram menumpuk dibalai desa tutuyan dan Nampak terlihat sudah rusak,” ini sangat memprihatinkan, pasalnya warga miskin yang seharunya dilayani sesuai program pemerintah pusat agar mengkomsusi beras yang layak,” malah jusrtu terbalik yang mana warga malah diberikan beras raskin yang sudah rusak.

Masalah kerusakan beras raskin ini biasanya harus segerah diganti oleh pihak bulog setelah diketahui keseluruhan yang rusak baru akan dilaporkan sesuai catatan kemudian dibuat suatu laporan berita acaranya,” demikian dikatakan oleh Pianti potabuga sangadi (kepala desa) tutuyan II. Akan tetapi lain halnya penyampaian Nova dunggio,”

setelah ditemui secara terpisah kepada wartawan kepala bagian Nova Dunggio mengakui pihaknya tidak mengetahui kondisi beras raskin yang disalurkan oleh Bulog. Selama ini tidak ada yang melaporkan atau memberitahukan adanya beras raskin yang rusak,” kalaupun ada kami akan langsung turun lapangan dan kalau terbukti kami akan mengganti raskin tersebut imbaunya. Kepala bulog sub divre bolmong Hanny Andries saat dihubungi mengatakan,”

Sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait hal tersebut. Tapi jikalau ditemukan beras raskin yang rusak pihak bulog akan menggantikan dengan beras yang baru. Sangat disayangkan Kepala satuan kerja penyaluran,” pak Recky selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap beras yang disalurkan dari gudang bulog yang sebagian besar diketahui beras raskin tersebut rusak,” terkesan menghindari wartawan yang berupaya mempertanyakan setatus beras raskin tersebut.(kenfa)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY