Banyak Jalan Rusak, Bupati Malah Menyalahkan Tukang Batu

Banyak Jalan Rusak, Bupati Malah Menyalahkan Tukang Batu

978
0
SHARE

Purwakarta, (WN) – Saking jarangnya ditemukan jalan mulus di Kabupaten Purwakarta. Sejumlah warga di sekitar Jalan Cijantung, Citapen Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani dan Desa Sulukuning Kecamatan Jatiluhur mengeluh ke Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi

Ironisnya, Bupati Dedi Mulyadi bukan langsung memperbaiki jalan yang rusak, malahan dia menyalahkan para penambang batu di Purwakarta.

Penambang batu yang disalahkan Dedi Mulyadi akibat jalan rusak di dua desa di dua kecamatan, yakni Pesanggrahan, Kecamatan Tegalwaru dan Tajur Sindang, Kecamatan Sukatani.

“Ini sudah tidak benar, sudah tahu bukan jalur untuk pertambangan, tapi jalan dipakai untuk mengangkut hasil tambang. Sudah jelas ini jalur untuk warga permukiman,” ujar Bupati Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi bukan Cuma marah, tetapi mengancam akan menutup tambang batu atau melarang aktivitas penambangan. “Kalau sudah begini, saya akan tutup,” ujar Dedi Mulyadi.

Hasil pantauan Harian Warta Nasional menyebutkan, sejumlah warga masih terus mengeluh atas rusaknya Jalan Cijantung.

Mereka khawatir, kondisi jalan yang  telah berlubang itu bisa membahayakan masyarakat. Untuk itu, mereka berharap kondisi seperti ini tak dibiarkan berlarut-larut oleh pemerintah.

Salah satu pengendara, Dede Nurhasanudin (27) mengaku kesal atas buruknya infrastruktur jalan tersebut. Karena, selain mengganggu mobilitas mereka, adanya jalan rusak ini pun dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

Apalagi kata dia, jika malam hari. Pastinya, kondisi jalan berlubang dan begerlombang ini sama sekali tidak terlihat.

“Kalau malam hari, atau sedang turun hujan lubang besarnya tidak kelihatan. Ini jelas membahayakan. Apalagi, bagi pengendara sepeda motor seperti saya,” kata Dede.

Sementara Heru Sugianto (33) warga Desa Cijantung Kecamatan Sukatani mengatakan, jalan yang berada tak jauh dari rumahnya pernah hanya ditambal saja, setelah hampir satu bulan tambalan aspal rusak lagi.

“Paling hanya ditambal saja seharusnya diperbaiki terus dibuat saluran air agar jalan tidak gampak rusak,” katanya. (Rekson)

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY