Bantuan ke APBDeS di Kabupaten Bandung Cair Rp 87,13 Miliar

Bantuan ke APBDeS di Kabupaten Bandung Cair Rp 87,13 Miliar

163
0
SHARE

BANDUNG, (WN) – Kabupaten Bandung mendapat dana tambangan dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp 87,13 miliar untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Bupati Bandung Dadang M Naser menyatakan dana desa dari pusat untuk Kabupaten Bandung telah masuk rekening daerah, sebesar Rp 87 miliar lebih.

Dengan telah turunnya dana tersebut, ia meminta para Kades segera menyerahkan APBDes nya. Agar dana desa ini bisa segera dicairkan ke masyarakat. Mengenai besaran dana tiap desa, paling besar mendapatkan Rp 380 juta dan paling kecil sebesar Rp 304 juta.

“Kalau dari desanya cepat, yah kami juga bisa cepat mencairkannya untuk desa. Tapi memang masih ada desa yang belum menyerahkan APBDes yang telah di Perdeskan ini. Dana desa ini akan dipergunakan untuk pembangunan di tingkat desa. Dengan patokan program Raksa desa, yang meliputi Rutilahu,air bersih, sanitasi, kesehatan pendidikan, infrastruktur dan lainnya,” ujarnya ketika membuka Sosialisasi Kebijakan Dana Desa di Gedung M. Toha, Kamis (4/6/2015).

Selain dihadiri seluruh kepala desa dan camat, hadir pula pada sosialisasi tersebut Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Ahmad Yani, anggota Komisi XI DPR Ahmad Najib Qodratulloh, Ketua DPRD Kab. Bandung Anang Susanto, dan Sekda H. Sofian Nataprawira.

Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu RI) memastikan dana desa yang telah ditransfer ke seluruh desa di Indonesia telah mencapai 75% dari total senilai Rp 20,766 triliun. Sedangkan sisanya, masih terkendala oleh belum diterimanya Peraturan Bupati (Perbup) oleh Kemenkeu RI.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI, Ahmad Yani mengatakan, tahun ini Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran untuk desa senilai Rp 20,766 triliun. Dana tersebut akan didistribusikan kepada kurang lebih 74093 desa di Indonesia.

“Seharusnya sudah selesai pada pekan kedua April kemarin. Tapi karena ada beberapa kepala daerah yang belum menandatangani dan menyerahkan Perbupnya kepada kami sehingga molor dan mereka belum bisa kami transfer dana desanya,” kata Ahmad Yani usai Sosialisasi Kebijakan Dana Desa di Gedung Mohammad Toha Soreang, Kamis (4/6/15).

Padahal, kata Ahmad, teknis penyerahan dana desa dari pusat ke daerah(Pemda) ini terbilang mudah. Jika kepala daerah telah menyerahkan Perbup tentang tata tara pembagian penetapan dana desa ke setiap desa, Kemenkeu akan mentransfer dana tersebut ke kas daerah. (red/Sitorus)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY