Bali BBPOM Perketat Pengawasan Beras Sintetis

Bali BBPOM Perketat Pengawasan Beras Sintetis

139
0
SHARE

DENPASAR, (WN) – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar, Endang Widiowati, mengaku tidak mau kecolongan terjadinya peredaran beras sintetis di seluruh wilayah Bali. “Daripada kejadian, lebih baik BBPOM yang akan turun ke lapangan, melakukan pengawasan. Kasihan para konsumen yang tidak tahu menahu soal beras sintetis, dan sangat berbahaya kalau terlanjur dikonsumsi,” ujarnya di Denpasar, Rabu.

Pasca kasus beras sintetis yang terjadi di Bekasi baru-baru ini, pihaknya juga akan melakukan pemetaan pengawasan kepada seluruh pedagang, distributor, pengecer di Bali untuk memastikan jika beras itu bukan beras sintetis, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pengawasan dan hal ini sudah berjalan.

Koordinasi tersebut sebenarnya sudah berjalan dengan baik. Bahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan pun sudah melakukan aksinya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, I Wayan Gatra mengaku langsung mengistruksikan jajarannya untuk menyidak sejumlah pasar. “Tadi kita sudah turun sidak langsung ke Pasar Batu Kandik di Kargo Denpasar,” kata Gatra. Dari hasil pantauannya, tidak ditemukan jenis beras yang berasal dari plastik tersebut. “Sementara kita belum temukan. Besok kita lanjutkan sidak ke sejumlah pasar lainnya,”papardia.

Tak hanya itu, Gatra mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah distributor beras di Bali. “Kita sudah menghubungi mereka (distributor). Kita tekankan kepada mereka agar hati-hati dan meneliti dengan seksama beras yang mereka bawa ke Bali,” jelasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Bulog Divisi Regional Bali, I Wayan Budita memastikan tak ada beras plastik di Bali. “Kita belum dengar. Di Bali tidak ada,” katanya. Budita mengaku Bulog langsung membeli beras kepada petani. “Kita beli langsung beras ke petani. Kecil kemungkinan di Bali ada beras plastik,” tutup dia.(KSN)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY