Anggota DPRD Januari Siregar Reses ke Daerah Mendegar Keluhan Warga

Anggota DPRD Januari Siregar Reses ke Daerah Mendegar Keluhan Warga

144
0
SHARE

MEDAN, (WN) – Anggota DPRD Sumut DR Januari Siregar SH, M.Hum melaksanakan reses ke Daerah pemilihan (Dapil) di Kecamatan Medan Selayang, jalan Bunga Cempaka No.54, Medan. Selasa. Melalui reses, para wakil rakyat langsung mendegar keluhan warga atas air PDAM Tirtanadi tidak mengalir. Selain itu, air PDAM sekarang sudah keruh dan bercampur pasir.

Pantauan wartawan, ratusan warga dari 3 kecamatan yakni : Kecamatan Medan Selayang, Medan Tuntungan dan Medan Sunggal menghadiri reses DPRD.

Suparman selaku Kepala Lingkungan XII Tanjung Sari, kecamatan Medan Selayang, membuka sesi dialog dari warga. “Beberapa aspirasi warganya yang perlu mendapat perhatian khusus untuk di bawa pada paripurna dewan diantaranya, maraknya kasus kejahatan jalanan di Jalan Ringroad/Gagak Hitam, berupa perampokan dan penjambretan maupun begal.

Atas dasar itu, Suparman meminta kepada Januari Siregar untuk memperjuangkan pendirian Polsekta Medan Selayang. Selanjutnya, berlatar belakang tingginya laju pertumbuhan penduduk, sudah selayaknya di wilayah kecamatan Medan Selayang didirikan satu SMA Negeri. Kemudian hal lainnya yang dirasakan sangat urgen, yakni air PDAM Tirtanadi keruh dan untuk mengalir kerumah harus memakai mesin penyedot, demikian juga kami sangat membutuhkan pelayanan pemerintah di bidang kesehatan, dimana saat ini Puskesmas Kecamatan Medan Selayang sudah tidak layak lagi sebagai tempat perobatan, dimana kondisi bangunannya kerap direndam air banjir dan luas ruangannya sangat tidak memadai untuk menampung belasan warga yang sekaligus datang berobat.

“Di dalam dunia kesehatan, jangankan kepala lingkungan, pak Gubernur aja diserang DBD. Oleh karena itu, pak Siregar, saya memohon agar Puskesmas di Medan Selayang segera dibangun dengan sebaik-baiknya, sekaligus bila bapak berkenan meninjau lokasinya, karena puskesmas ini kami pak, di atas air,” kata Suparman disambut senyum simpul Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis, S.STP, M.SP dan hadirin lainnya.

Aspirasi dari Suparman ini diperkuat oleh Lurah Tanjung Sari, Medan Selayang yang menyatakan bahwa Puskesmas Medan Selayang sudah tidak layak untuk direhabilitasi, sebab akses jalan menuju Puskesmas sering dilanda banjir dan luas bangunan yang tidak tepat lagi untuk ukuran puskesmas kecamatan, sementara bila hendak diperluas terkendala dengan ganti rugi tanah. Lurah ini menyarankan agar Puskesmas dipindahkan ke bangunan baru di atas tanah milik Pemrov Sumut di jalan DR Mansyur, simpang kolam renang Selayang.

DR Januari Siregar memberi perhatian serius terhadap masalah pembenahan sarana dan prasarana pelayanan publik yang disampaikan oleh kedua tokoh masyarakat ini, walaupun perihal Puskesmas tersebut merupakan kewenangan Pemko Medan untuk mengeksekusinya, dan diperlukan jalur birokrasi yang cukup panjang dari posisinya sebagai anggota DPRD Sumut untuk mendorong hal tersebut. Untungnya, Januari juga tercatat sebagai Anggota Dewan Kota Medan Periode 2014-2017, sehingga ada jalur lain yang dapat digunakannya mendorong rehabilitasi Puskesmas tersebut.

Masalah pelayanan publik terkait PDAM Tirtanadi juga diserap oleh DR Januari, yakni yang dinyatakan oleh Ustad H. Syahruddin Djafar, bahwa supply air ke rumah warga di kelurahannya yang hanya mengalir dari pukul 16.00 sampai 20.00 WIB, dan pukul 03.00 WIB baru mengalir lagi.

Hal lain yang mendapat sorotan tajam dari DR Januari Siregar adalah maraknya peredaran narkoba saat ini. Dikatakannya bahwa masalah narkoba sudah sangat memprihatinkan dan jalan keluar satu-satunya adalah dengan membentengi diri dimulai dari diri sendiri lalu ke keluarga, kemudian mengajak seluruh komponen masyarakat bergandengan tangan, minimal untuk menghempang peredarannya. Kaum ibu juga diharapkan lebih fokus dalam memperhatikan anaknya supaya tidak terlibat narkoba, jangan mengharapkan petugas yang menghempang pengaruhnya pada keluarga.
“Kalau hanya mengharapkan aparat tidak bisa. Kenapa? Karena aparat sendiri banyak terjebak di dalamnya, Justru sekarang aparat yang lebih banyak pemakai dan pengedar. Seluruh masyarakat harus betul-betul peduli akan masalah ini,” jelas Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sebelumnya, tiga camat yang hadir, yakni Camat Medan Selayang dan Camat Medan Tuntungan, Glora KP Ginting S.STP, MAP serta Camat Medan Sunggal Fahri Matondang, S.Sos., memaparkan perlunya pembenahan infrastruktur di berbagai titik di wilayahnya, antara lain normalisasi sungai Bedera, sungai Selayang dan sungai Babura untuk menampung tingginya debit air disaat hujan, kemudian pembangunan drainase di jalan Setia Budi, Gatot Subroto, Jamin Ginting dan di sejumlah titik lainnya untuk menampung dan mengalirkan air ke sejumlah sungai guna mengantisipasi terjadinya banjir serta pengaspalan di sejumlah titik di jalan yang merupakan wewenang pemprov Sumut.

Semua aspirasi dan saran yang disuarakan oleh warga dan aparat pemerintahan di tiga kecamatan diatas, tampak ditulis langsung oleh DR Januari Siregar di catatannya, walaupun sejumlah staf reses dari DPRD Sumut dipimpin Staf Informasi dan Protokol/Humas DPRDSU Evelyn Sitanggang, SE, juga terlihat mencatat apa yang disampaikan Pembicara. (Harry/Gaho)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY