AMIRA Jadi Bahan Tertawaan Penonton di Debat Pilkada Tapteng

AMIRA Jadi Bahan Tertawaan Penonton di Debat Pilkada Tapteng

3574
0
SHARE
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan debat calon bupati (Cabup) Pilkada Tapteng di Gedung GOR Pandan, Senin (23/1/2017).
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan debat calon bupati (Cabup) Pilkada Tapteng di Gedung GOR Pandan, Senin (23/1/2017).

Tapteng, (WN) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan debat calon bupati (Cabup) Pilkada Tapteng di Gedung GOR Pandan, Senin (23/1/2017).

Dalam debat tersebut terjadi nuansa saling serang dan saling sindir. Bahkan yang menjadi perhatian menarik para penonton itu terjadi pada sesi ke 6, saat calon Bupati nomor urut 2 Pastor Rantinus Manalu (PAUS) diberikan kesempatan bertanya kepada nomor urut satu (1) Amin Pardomuan Napitupulu (Amira) soal permintaan untuk menyebutkan 5 sila Pancasila.

“Silahkan bapak sebutkan isi dari Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia ?,” ujar Rantinus Manalu bertanya kepada Amin Pardomuan Napitupulu.

Amin Pardomuan Napitupulu awalnya terdengar lancar menyebutkan sila pertama hingga sila ke empat. Namun sayangnya, pada sila ke lima, Amin Pardomuan Napitupulu terdengar salah menyebutkannya. “Persatuan Indonesia,” sebut Amin Pardomuan Napitupulu.

Mendengar kesalahan tersebut pun disambut teriakan dan tawa terbahak-bahak dari para penonton dan pendukung beberapa calon.

Untungnya, kesalahan Amin Pardomuan Napitupulu tersebut, langsung diralat oleh Rantinus Manalu. “Setahu saya sila kelima adalah, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Rantinus Manalu membenarkan.

Menyadari kesalahan penyebutan itu, Amin Pardomuan Napitupulu terdiam sejenak sembari menunggu suasana riuh kembali tenang. Amin Pardomuan Napitupulu mengulangi penyebutan Pancasila dan akhirnya berhasil menyebutkan Pancasila dengan sempurna.

DEBAT DIPERGUNCINGKAN DI MEDSOS

Setelah debat Calon Bupati Tapteng selesai digelar. Kasus salah sebut Sila Pancasila jadi ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial (medsos) seperti Facebook dan Twitter.

“Paus lebih menguasai topik debat,” ujar pemilik akun facebook Moranaluhole Tangunan, pada hari Selasa (24/1/2017).

“Sudah gk salah lagi,” ujar akun facebook Manalu Marga Yusuf.

“Seorang Rantinus sebelum niatnya maju menjadi calon Bupati sudah bayak berjuang untuk Tapteng, kesempatan baik inilah dia bisa langsung untuk memperbaiki Tapteng, Bupatiku Rantinus Titik,” ujar pemilik akun Facebook Eswandi Pasaribu.

Boleh di kata dr independen cukup santai dan fokus dlm permasalahan dan terukur…Paus oke, Besar mantaf.., ujar pemilik akun Hadi Artha Sinambela.

Perlu diketahui, debat calon Bupati Tapteng dipandu moderator Prof. DR Hamdani Harahap, Guru Besar Fisipol USU Medan, dengan panelis Prof. DR Monang Sitorus, dosen fisipol Universitas Nommensen Medan, DR Edi Ihksan, dosen fisipol USU Medan, dan DR Sarmadhan Nur Siregar, dosen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Untuk keamanan debat tersebut, sebanyak 250 personil keamanan dari Polres Tapanuli Tengah dibantu oleh TNI.

Sedangkan Ketua KPUD Tapteng, Halomoan F Lumbantobing mengatakan yang hadir dibatasi. “Setiap calon hanya diperkenankan membawa 20 pendukung. Namun di luar gedung GOR, akan dipasang layar kaca atau televisi supaya bisa dilihat dan didengar langsung masyarakat yang datang menyaksikan,” ujar Halomoan.

KPUD sendiri melaksanakan 3 kali debat, yakni debat pertama antar calon bupati, Senin 23 Januari 2017. Debat kedua antar calon wakil bupati, Senin 30 Januari 2017 dan debat ketiga antar pasangan calon bupati/wakil bupati, Senin 6 Pebruari 2017. (Rekson Pasaribu) Debat calon bupati (Cabup) Pilkada Tapteng di Gedung GOR Pandan, Tapteng.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY