AMAK-SU Desak DPRD Sumut Rekomendasikan Gubsu Copot Ahmad Fuad

AMAK-SU Desak DPRD Sumut Rekomendasikan Gubsu Copot Ahmad Fuad

160
0
SHARE

MEDAN, (WN) – Puluhan massa Angkatan Muda Anti Korupsi Sumatera Utara (AMAK-SU) geruduk kantor DPRD Sumut untuk mendesak agar Anggota Legislatif (DPRD) Provinsi Sumatera Utara merekomendasikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) segera mencopot Ahmad Fuad Lubis dari jabatannya Kepala Biro Keuangan Pemprovsu.

Koordinator Aksi, Guntur Al’Amin dalam orasinya mengatakan Komisi C DPRD Sumut harus segera melakukan pemanggilan terhadap Kepala Biro Keuangan Pemprovsu Ahmad Fuad Lubis dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)supaya yang bersangkutan dapat menjelaskan dugaan pemotongan fee sebesar 2% dari Surat Penyediaan Dana (SPD) masing-masing SKPD tahun 2014.

“Dugaan pemotongan fee 6% bantuan Daerah Bawahan (BDB) atau Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Sumut ke Kabupaten Kota Tahun 2014.” Tegas Guntur.

Dihadapan massa AMAK-SU, Anggota DPRD Sumut, Burhanuddin Siregar dari fraksi PKS duduk di Komisi A mengatakan, apa yang saudara kritisi kami mewakili masyarakat Sumatera Utara menampun aspirasi dan hal ini meneruskan kepada pimpinan dewan.

Sesudah mendengar penjelasan dari anggota komisi A, Ketua Umum AMAK-SU, Sukri Soleh Sitorus menuturkan Kami tidak mau kalau anggota dewan menjadikan kabiro keuangan Provsu menjadikan ATM berjalan dan kongkalikong dalam kasus ini tetapi hendaknya sungguh hati menindaklanjuti terkait laporan masyarakat. tegasnya.

Mendengar kata kongkalikong, anggota DPRD SU, Sutrisno Pangaribuan
dari fraksi PDIP meminta agar segera diklarifikasi pernyataan terkait DPRD Sumut konkalilkong terkait kasus yang saudara katakan, Bila saudara memiliki bukti yang sangat jelas dan akurat silahkan saudara antar kemari kami akan kawal kasus ini hingga tuntas.

“Kewenangan kami akan kami gunakan mendesak Kapoldasu untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut. Yang penting buktinya jelas dan akurat.” Tegas Sutrisno.

Ditambahnya, Komisi C tidak berada ditempat karena mereka lagi kunjungan kerja, oleh sebab itu segala sesuatunya yang saudara sampaikan, sampaikan dengan cara santun dan beretika. Jelas Sutrisno.

Kejatisu, untuk segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Ahmad Fuad Lubis dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes, anggaran KPUD alih fungsi lahan perkantoran (jual beli tidak sesuai NJOP) yang ditangani Kejari Rantau Parapat, yang dibenarkan oleh Kasi Intel AP. Afrian Nababan.( Harry )

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY