Akibat Kenaikan Harga BBM, Ratusan Nelayan Berhenti Melaut

Akibat Kenaikan Harga BBM, Ratusan Nelayan Berhenti Melaut

137
0
SHARE

GARUT, (WN) – Ratusan nelayan di Pantai Santolo Garut, Jawa Barat, terpaksa berhenti melaut dikarenakan kenaikan harga BBM yang membuat biaya operasional menjadi tinggi.

Sebagian nelayan pun memilih diam di rumah yang berada di pinggiran pantai, sebagian lain ada yang beralih profesi menjadi petani. Kenaikan harga BBM yang bertubi-tubi telah menyengsarakan rakyat kecil, khususnya para nelayan yang ada di Kabupaten Garut.

Salah satu nelayan Ade Sobari (54), warga Kiara Kohoh, Kecamatan Cikelet, mengatakan selain biaya operasinal, tangkapan ikan juga makin susah.

“Jadi tidak seimbang dengan penghasilan. Berbeda dengan ketika BBM masih dalam harga normal, meskipun penghasilan berkurang tetapi operasionalnya sedikit,” katanya.

Nelayan pun beralih menjadi petani atau berdagang souvenir di seputar pantai. “Kecewa memiliki pemimpin yang hanya mementingkan karirnya, sedangkan rakyat lah yang menanggung penderitaannya,” tambahnya.

Tidak melautnya para nelayan berdampak pada penjual ikan yang ada di Pantai Santolo dan juga di kota. Mereka tidak bisa berjualan ikan, karena para nelayan tidak melaut.

Salah satu pedagang ikan di Pasar Ciawi Tali Garut, Ida Komalasari mengatakan tidak bisa berjualan lagi ikan laut. Karena pasokan ikan tidak kunjung datang.

“Sudah beberapa hari ini, tidak bisa berjualan ikan laut lagi, kendati pun ada harganya sangat tinggi, dan para pembeli enggan untuk membelinya,” keluh Ida Komalasari. (ZAL)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY