Ahok Kalah Pilgub, Preman Langsung Ambil Alih Parkir Kalijodo

Ahok Kalah Pilgub, Preman Langsung Ambil Alih Parkir Kalijodo

16525
0
SHARE
PERPARKIRAN KALIJODO
PERPARKIRAN KALIJODO

Jakarta, (WN) – Jabatan Gubernur DKI Jakarta dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum diserahterimakan ke Anies Baswedan.

Namun, kekalahan Ahok dalam Pilkada Gubernur (Pilgub) langsung dimanfaatkan sejumlah preman untuk mengambil alih tempat parkir di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo.

Preman tersebut adalah pemain lama dari group Daeng Aziz dan Daeng Jamal yang jumlahnya sangat banyak.

Saking banyaknya jumlah preman, Dishub DKI Jakarta mengaku kekurangan personel untuk menjaga di lokasi Kalijodo.  Untuk biaya parkir dikutip Preman dengan tariff Rp 2000 hingga Rp 5000.

Menanggapi keluhan warga, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, mereka kurang ajar. Setelah saya kalah, Preman pikir saya sudah enggak bisa tindak dia. Saya masih gubernur sampe tujuh Oktober, masih lima bulan, ujar Ahok, Selasa (25/4/2017).

Menurut Ahok, mereka merasa kita sudah bukan gubernur lagi Ian ?, saya akan minta kepolisian, Satpol PP dan Dishub untuk menindak para preman dan pedagang liar itu, ujar Ahok.

Hasil pantauan Harian Warta Nasional menyebutkan, tak hanya kasus perparkiran yang dikuasai preman. RPTRA dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kalijodo juga banyak pedagang kaki lima (PKL) liar yang membuka lapak di lokasi itu.

Banyaknya pedagang liar, membuat taman seluas lebih dari 2 hektare itu langsung penuh sampah, kumuh, dan jorok tak sedap dipandang mata.

Para PKL liar terlihat bebas berdagang di pinggir jalan tersebut juga membuat ruas di Jalan Kepanduan II menyempit dan macet. Bukan itu saja, rumput di taman turut rusak di injak-injak para pengunjung yang ingin jajan. (Rekson)

KALIJODOH
Tempat parkir di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo.

 

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY