Ahok Janji akan Penjarakan Pemain Dana ‘Siluman’ APBD

Ahok Janji akan Penjarakan Pemain Dana ‘Siluman’ APBD

131
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berniat menyeret anggota DPRD DKI yang menyelipkan dana ‘siluman’ ke dalam Rancangan APBD DKI 2015. Niatan tersebut rencananya akan dilakukan Ahok setelah mengumpulkan cukup bukti. Dikatakan Ahok, oknum DPRD yang memainkan APBD adalah anggota dewan periode terdahulu.

“Saya mau penjarakan yang main lagi, biar selesai,” ujarnya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2015).

Untuk itu, Ahok sudah menyimpan dokumen APBD DKI tahun anggaran 2012, 2013, dan 2014. Dokumen APBD tiga tahun terkahir itu akan dibandingkan dengan dokumen APBD 2015.

“Kenapa saya mesti laporkan 2015, kalau tanpa 2015, DPRD ngelak, ngeles, ‘siapa bilang kami yang masukin’. Makanya, saya ambil contoh UPS (Uninterruptible Power Supply) di polisi itu jelas. UPS ini jelas yang diusulkan 2015. UPS nya sama 2014 sama enggak? Sama. Artinya, dengan ada 2015 membuktikan tahun-tahun sebelumnya ada permainan di DPRD nih sebetulnya, pokirnya (pokok-pokok pikiran) nih,” jelasnya.

Ahok mengaku, jika ia hanya melaporkan soal RAPBD 2015 memang tidak ada kesalahan. Karenanya, ia merujuk pada APBD DKI selama tiga tahun terakhir.

“Kalau cuma laporin APBD 2015 enggak ada kesalahan memang. Tapi, ini untuk merujuk, membuktikan bahwa dari 2012, 2013, 2014 ada namanya pokir (pokok-pokok pikiran DPRD), pokir itu adalah titipan DPRD,” lanjut Ahok.

Terkait pembahasan APBD DKI bersama dewan di rapat-rapat komisi, Ahok menyatakan, pembahasan dengan komisi hanya formalitas. Ahok menilai dewan tak serius membahas APBD.

“Selama ini DPRD itu enggak membahas apapun sama kita sebetulnya, normatif-normatif aja sebetulnya, ‘haha hihi hehe’. Tapi, nanti begitu sampai hari-H, masukin suruh ketik. Nah, dulu bisa suruh oknum SKPD ketik segala macam tanpa password. 2015 begitu suruh ketik kagak bisa, makanya mereka nekat, itu yang gue tunggu,” tutur Ahok. (MT/TIM)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY