Ahok Gratiskan NJOP Jakarta di Bawah Rp 2 Miliar

Ahok Gratiskan NJOP Jakarta di Bawah Rp 2 Miliar

727
0
SHARE
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Jakarta, (WN) – Jika anda hendak membeli sebuah tanah atau bangunan, mungkin seringkali anda mendengar istilah NJOP (Nilai Jual Objek Pajak).

Nah, sudah tahukah anda apa itu NJOP ? NJOP adalah adalah harga rata-rata jual beli yang diperoleh dari harga objek lain yang sejenis, Nilai Jual Objek Pajak Pengganti atau nilai baru.

Kabar baiknya adalah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menaikkan nilai pembebasan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2).

Semula, nilai pembebasan PBB-P2 hanya berlaku bagi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 1 miliar, namun kini naik menjadi di bawah Rp 2 miliar.

“Sekarang harga Rp 1,1 miliar saja sudah kena PBB. Makanya kami putuskan naik ke Rp 2 miliar,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/4/2017).

Menurut Ahok, kebijakan itu dilakukan setelah terlebih dahulu merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 259 tahun 2015 tentang Pembebasan PBB-P2 atas Rumah, Rusunawa, Rusunami dengan NJOP sampai dengan Rp 1 miliar.

“Pembebasan PBB-P2 ini hanya berlaku untuk tempat tinggal. Sementara untuk ruko, apartemen, dan tempat usaha yang NJOP PBB-P2 nya di bawah Rp 2 miliar, tetap dikenakan kewajiban penyetoran pajak.

Hal yang sama juga dibenarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Kata Djarot pembebasan PBB-P2 dengan NJOP di bawah Rp 2 miliar akan diterbitkan akhir bulan ini.

“Saat ini kita sosialisasikan di tingkat kelurahan dan petugas di PTSP untuk mengetahui aturan ini,” ujar Djarot di Balai Kota. (Rekson)

NJOP

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY