5 Hakim Ahok Tidak Diperiksa KY Bukti Matinya Keadilan di Indonesia

5 Hakim Ahok Tidak Diperiksa KY Bukti Matinya Keadilan di Indonesia

2308
0
SHARE

Jakarta, (WN) – Ketua Umum PSI Grace Natalie Putusan mendesak Komisi Yudisial (KY) memeriksa Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto dan empat anggota Majelis Hakim yang menangani kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas vonis dua tahun penjara kasus penodaan agama.

“Sangatlah tidak lazim jika majelis hakim memeriksa dan mengadili sendiri Ahok dengan mengunakan pasal penistaan agama atas inisiatif majelis hakim itu sendiri.  Karena JPU (Jaksa Penuntut Umum tidak pernah menyebutkan dipersidangan Ahok menista agama,” ujar Grace dalam keterangan tertulisnya yang diterima Harian Warta Nasional, Selasa (16/5/2017).

Menurut Grace, para hakim telah mempertontonkan kepada masyarakat bukti matinya keadilan di Indonesia dan kemenangan intoleransi serta radikalisme di negeri ini.

Desakan agar KY bukan hanya datang dari para partai politik. Sejumlah elemen masyarakat juga mendesak KY memeriksa para Hakim yang menenangani kasus Ahok.

Diantaranya datang dari solidaritas relawan Ahok mendeklarasikan pernyataan sikap di Tugu Proklamasi, malam ini. Salah satu pernyataan sikap relawan, Mendesak KY memeriksa majelis hakim yang mengadili Ahok.

“Mendesak KY memeriksa majelis hakim yang mengadili Ahok,” ujar Inisiator Solidaritas Relawan Ahok, Raja Juli Antoni, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat

Raja mengatakan, hakim yang mengadili Ahok layak ditelisik lantaran pertimbangannya yang dianggap tidak berimbang. Raja mengungkapkan hakim tak mempertimbangkan JPU dan saksi-saksi yang didatangkan dari kubu Ahok. (Jenry Sitorus)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY